Survei Pembangunan Badan Jalan Kab.Tanah Bumbu dan Kab.Banjar dengan Pola TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa)

0
600

1

 

Dalam rangka percepatan pembangunan Desa dan pembukaan akses ekonomi masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Korem 101/Antasari melakukan proyek kegiatan dalam skala besar, yaitu pembangunan Badan Jalan yang melintasi dua wilayah Kabupaten, yaitu Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu dengan Pengaron, Kabupaten Banjar. Kegiatan Swakelola tersebut akan dilakukan dengan pola TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebagai Leading Sector dengan Korem 101/Antasari.

Pembangunan badan jalan Tanah Bumbu-Banjar ini diinstruksikan secara langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor, meneruskan konsep Nawacita dari Presiden Joko Widodo yaitu konsep membangun dari pinggiran. Tujuan dari Pembangunan Badan Jalan ini adalah untuk mempermudah masyarakat desa yang dilewati untuk melakukan akses dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan dan lain-lain. Selain itu, pembangunan Badan Jalan ini juga untuk memperkuat infrastruktur daerah, yang direncanakan akan menjadi Jalan Tol baru di Kalimantan Selatan untuk beberapa tahun mendatang.

Menindaklanjuti terhadap kegiatan tersebut, BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan langkah awal bersama pihak-pihak yang terkait. Pada hari Jumat, 21 Oktober 2016, BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan diwakili oleh Kepala Sub Bidang Pengembangan dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam (PPSDA) Ir. Irwansyah, ME bersama Perwira Seksi Teritorial Kodim 1022/Tanah Bumbu Kapten Aries D.N melakukan survei terhadap jalur yang menjadi lokasi dari kegiatan pembangunan badan jalan tersebut. Untuk perencanaan awal BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan dibantu oleh CV. Kalimantan Engineering sebagai konsultan perencana yang telah ditunjuk.

23

 

 

 

 

 

 

Ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam survei tersebut. Langkah awal yang dilakukan pengukuran lokasi oleh Konsultan Perencana dengan menggunakan GPS (Global Positioning System) pada jarak per seratus meter yang dimulai dari Mantewe, Tanah Bumbu. Lalu Kodim 1022/Tanah Bumbu melakukan pengukuran Topografi pada jalur yang akan dibangun. Pasiter Kodim 1022/Tanah Bumbu Kapten Aries D.N menjelaskan, jalan yang akan dibangun ini dahulunya merupakan bekas jalan tambang yang dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Jalan ini mengikuti kontur alam pegunungan, sehingga berkelok-kelok dan cukup terjal.“Saat ini terdapat tiga titik jalur yang sebagian tertutup oleh batu besar, sehingga harus dilakukan blasting (peledakan) dengan menggunakan dinamit. Setelah blasting selesai, akan dilakukan perataaan terhadap batu-batu sisa peledakan supaya nantinya badan jalan menjadi lurus,” Ujar Beliau.

Kepala Sub Bidang Pengembangan dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Ir. Irwansyah, M.Si menyatakan bahwa kegiatan Pembangunan Badan Jalan Tanah Bumbu-Banjar ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2016. BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan mengupayakan hasil dari survei kegiatan ini untuk dikoordinasikan lebih lanjut bersama Korem 101/Antasari. “Dari survei ini, pembangunan badan jalan ditargetkan akan mencapai 5 Kilometer. Dikarenakan kegiatan ini dianggarkan pada APBD Perubahan Tahun 2016, sehingga pembiayaan untuk kegiatan ini masih tergolong kecil. Diharapkan akan ada penganggaran di tahun berikutnya sehingga pembangunan badan jalan ini dapat dilanjutkan kembali,” pungkas Beliau.

4

 

Disusun Oleh:

Andie Putra Pratama, S.STP

Pelaksana Bidang Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna

BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here