Bimbingan Teknis Penguatan Kelembagaan Posyantek Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016

0
355

1

            Dewasa ini kebutuhan masyarakat semakin meningkat seiring dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), khususnya dalam masyarakat di Pedesaan. Namun yang menjadi isu pokok saat ini adalah Sumber Daya Lokal yang dimiliki Desa belum terpetakan dengan baik. Selain itu belum optimalnya pengelolaan Sumber Daya Alam yang berbasis masyarakat, berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dari isu-isu pokok tersebut, maka diperlukan inovasi-inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diciptakan dan dikembangkan dari masyarakat itu sendiri.

            Mengingat dari perkembangan dan kebutuhan masyarakat desa akan Teknologi Tepat Guna (TTG), Bidang Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna (SDA & TTG) BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan mengakomodir kebutuhan tersebut dalam sebauh kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Kelembagaan (Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada tanggal 1-2 November 2016 di Violetta Room Hotel Roditha Banjarmasin.  Kegiatan tersebut dihadiri oleh peserta dari unsur pengelola Posyantek Kecamatan sebanyak dua orang dari setiap Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan, beserta pendamping dari BPMPD Kabupaten/Kota masing-masing.

3 Kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Kelembagaan Posyantek Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016 ini dibuka oleh Kepala BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempercepat pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) oleh masyarakat Desa. Sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah

  1. Menjembatani masyarakat pemanfaat/pengguna Teknologi Tepat Guna (TTG) dengan sumber TTG;
  2. Memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan teknis, pelayanan informasi, promosi dan pemasaran berbagai jenis Teknologi Tepat Guna (TTG);
  3. Meningkatkan kerjasama dan koordinasi antar pemangku kepentingan dalam rangka pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG).

             Kegiatan Bimbingan Teknis ini menghadirkan dua Narasumber inti, yaitu Kepala Sub Direktorat Teknologi Tepat Guna Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Bapak Ivan Syahri Rangkuti, SE, M.Si. Sedangkan sesi kedua disampaikan oleh Kepala Seksi Program dan Sistem Informasi Balai Latihan Masyarakat (BLM) Banjarmasin Bapak Aria Bantar Dinarwan, SP.

            Dalam paparan pertama yang disampaikan oleh Bapak Ivan Rangkuti, lima Aspek Strategis dalam pengembangan dan pemanfaatan Teknologi Tepat Guna, meliputi Pengolahan Pangan, Pemanfaatan Energi, Penyediaan dan Pemeliharaan Infrastruktur, Pengelolaan Lingkungan dan Kemampuan Ekonomi. “Kelima aspek tersebut harus dipadukan secara efektif dalam lima konsep yaitu Tanam (Input), Petik (Produksi), Olah (Proses), Kemas (Output Akhir) dan  Jual (Pemasaran). Jika hal ini dilakukan dalam unit-unit usaha masyarakat desa, maka akan terwujud kemandirian dalam sebuah kewirausahaan. Dari situlah muncul lapangan kerja yang terbuka bagi masyarakat desa dan kelima konsep tersebut tentunya harus diiringi dengan Teknologi Tepat Guna,”Pungkas beliau.

2

Aspek-aspek strategis dalam pengembangan dan pemanfaatan Teknologi Tepat Guna harus didukung dengan peningkatan kemampuan dan keterampilan dari masyarakat desa. Menurut Bapak Aria, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi harus melakukan kerjasama yang apik dengan Pemerintah Daerah, baik dari BPMPD Provinsi, BPMPD Kabupaten, Perguruan Tinggi Negeri, Corporate Sosial Responsibility (CSR), serta Dinas-dinas lain yang terkait. “Penelusuran kebutuhan akan pelatihan kepada masyarakat sangat penting dalam mewujudkan pelatihan yang efektif dan efisien. Pemilihan jenis pelatihan yang Kami lakukan disesuaikan dengan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki masyarakat Desa, dengan sasaran pelatihan pada Usaha Kecil dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa),” Ujarnya.

            Kegiatan Bimtek Penguatan Kelembagaan Posyantek Provinsi Kalimantan Selatan secara keseluruhan berjalan dengan sukses dan lancar. Ketua Panitia Kegiatan Ibu Ir. Hj. Nurul Kartini, M.Si menyatakan bahwa peserta begitu antusias mengikuti setiap pemaparan dan pelatihan yang dilakukan oleh Narasumber. “Ke depan diharapkan peserta dapat mengapilkasikan wawasan yang diperoleh dalam Posyanteknya masing-masing. Bimtek ini juga sebagai bagian dari persiapan Provinsi Kalimantan Selatan dalam mengikuti Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Nasional yang berlangsung di Mataram, Nusa Tenggara Barat pada 22-26 November 2016 nanti,” pungkas Beliau.

 

Ditulis Oleh;

Andie Putra Pratama, S.STP

Bidang Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna

BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan       

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here