Rapat Koordinasi Pembinaan Kelompok Asosiasi BP SPAMS Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016

0
627
img_1079
Foto: Andie Putra Pratama, S.STP

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) merupakan program dari Pemerintah Pusat ditujukan untuk meningkatkan jumlah warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpendapatan rendah di wilayah perdesaan dan peri-urban (pinggiran kota) yang dapat mengakses pelayanan Air Minum dan Sanitasi yang berkelanjutan. Dalam rangka mendukung kelancaran Program Pamsimas di lingkup perdesaan hingga tahun 2020, tentu diperlukan sebuah wadah koordinasi pelaksanaan berbagai program dan kegiatan yang mendukung Program Pamsimas itu sendiri.

Untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat akan air bersih dan sanitasi yang semakin meningkat dan tuntutan masyarakat terhadap pengembangan wadah koordinasi Pamsimas, maka dibentuklah Asosiasi Badan Pengembangan Sistem Pengelolaan Air Minum dan Sanitasi (BP SPAMS) di setiap wilayah kabupaten. Namun dalam perkembangannya Asosiasi BP SPAMS yang dibentuk di setiap kabupaten tentunya memerlukan lingkup yang lebih luas untuk saling bertukar pikiran dalam sebuah Forum Aktif sekaligus membahas permasalahan mengenai Pamsimas.

Untuk lebih mengintensifkan pembinaan BP SPAMS antar Kabupaten, BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kegiatan Rapat Koordinasi Pembinaan Kelompok Asosiasi BP SPAMS Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2016. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Jelita Banjarmasin pada tanggal 7-8 Desember 2016. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Asosiasi BP SPAMS dari seluruh Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut juga menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten, yaitu Bapak Agung Dewanto, M.AP Kasi Pengolahan Air Minum Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Selatan, Bapak Panca Setia Amalianto, ST dari Konsultan Pamsimas Provinsi Kalimantan Selatan dan Bapak Solihin, SKM, MPH dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

Badan Pengembangan Sistem Pengelolaan Air Minum dan Sanitasi (BP SPAMS) dibentuk untuk menggantikan keberadaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang sulit menembus wilayah pedesaan ini, berperan sebagai Mitra Pemerintah Kabupaten/Kota dan penyedia AMPL berbasis masyarakat lainnya dalam diskusi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat. Menurut Bapak Agung Dewanto, M.AP, keberadaan BP SPAMS merupakan keberlanjutan dari Program Pamsimas untuk menjamin terbangunnya sarana dan prasarana air minum dan sanitasi masyarakat desa. Asosiasi dibentuk dari BP SPAMS oleh BPSPAMS dan untuk BPSPAMS,  yang memegang prinsip kemandirian, partisipatif, transparansi dan akuntabilitas. Asosiasi juga menjadi wadah bagi BP SPAMS yang mampu jembatan kepentingan antara BPSPAMS maupun BPSPAMS dengan Pemda (serta pihak lainnya) dalam pembangunan dan pengembangan SPAMS Perdesaan.

Manfaat dari adanya pembentukan Asosiasi BP SPAMS di Tingkat Kabupaten antara lain:
Tersedianya wadah koordinasi perencanaan dan pelaksanaan berbagai program dan kegiatan yang mendukung keberlanjutan pelayanan air minum berbasis masyarakat di perdesaan;
Tersedianya mitra bagi pemerintah kabupaten/kota dan lembaga penyedia AMPL-BM lainnya dalam diskusi program dan kegiatan penyelenggaraan pelayanan air minum berbasis masyarakat;
Tersedianya lembaga yang dapat memberikan atau mengkoordinasikan program dan kegiatan pendampingan (fasilitasi) dan peningkatan kapasitas (bantuan teknis dan konsultasi) untuk BP SPAMS dan organisasi/lembaga masyarakat desa/kelurahan pengelola SPAM lainnya;
Tersedianya wadah komunikasi serta pembelajaran bersama di antara pelaku AMPL berbasis masyarakat, terutama BP SPAMS;

Mendukung pengembangan asosiasi BP SPAMS, Bapak Panca Setia Amalianto selaku konsultan Pamsimas mengharapkan agar Asosiasi BP SPAMS juga dapat dihimpun dalam satu wadah yang lebih besar lagi, yaitu Asosiasi BP SPAMS Provinsi Kalimantan Selatan. Hal tersebut didorong untuk lebih dapat menjalin kemitraan program pengembangan dengan instansi lain, baik dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun dengan instansi swasta. Usulan tersebut direpon secara positif dan didukung oleh BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan. Kepala Bidang SDA dan TTG Ir. Nyimas Siti Roostiningsih menyatakan akan menyampaikan setiap hasil rapat kepada Pimpinan untuk dapat menindaklanjuti rencana Pembentukan Asosiasi BP SPAMS Provinsi Kalimantan Selatan ke depan.

 

Ditulis Oleh:
Andie Putra Pratama, S.STP
Pelaksana Bidang SDA dan TTG BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here