Visi dan Misi

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015 s/d 2019 pemerintah pusat mengharapkan masyarakat yang berdaya dan pemerintahan desa yang kuat menjadi salah satu solusi penanggulangan kemiskinan. Hal ini juga menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2016 – 2021. Untuk ikut mendukung capaian tersebut Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan menetapkan visi sebagai berikut:
“Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Sebagai Penggerak Utama Terwujudnya Masyarakat Berdaya, Mandiri dan Sejahtera“

Sebagai Penggerak Utama terkandung makna bahwa Dinas PMD dengan keunggulan (advantage) yang dimilikinya memposisikan diri (positioning) sebagai instansi terdepan dan memiliki kemampuan untuk mensinergikan tugas-tugas pemberdayaan masyarakat. Sedangkan Kata Mewujudkan mengandung esensi adanya komitmen Dinas PMD untuk melakukan upaya-upaya yang dinamis, sistematis, terencana dan berkelanjutan dalam memberdayakan masyarakat Kalimantan Selatan. Selanjutnya Masyarakat Berdaya, memiliki esensi suatu keadaan dimasa depan yang menggambarkan masyarakat memiliki potensi dan kemampuan memenuhi kebutuhan dan memecahkan masalahnya sendiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya yang dimilikinya dengan berbasis budaya. Kondisi ini sebagai kondisi positif yang mampu memberikan kontribusi kepada upaya mewujudkan Kalimantan Selatan yang sejahtera. Dan terakhir Sejahtera, mengandung makna suatu keadaan yang menggambarkan masyarakat Kalimantan Selatan mampu memenuhi seluruh kebutuhan dasar kehidupannya, terutama aspek pendidikan, kesehatan dan ekonomi yang didasari hubungan sosial yang berbudaya.

Untuk mewujudkan visi diatas diperlukan tindakan nyata dalam bentuk misi yakni Meningkatkan Kapasitas Desa. Dinas PMD Provinsi Kalsel melihat bahwa peningkatan kapasitas desa tersebut merupakan indikator penting dalam pencapaian visi. Dengan meningkatnya kapasitas desa yang nantinya diukur melalui keberadaan desa mandiri akan berdampak pada terwujudnya masyarakat yang berdaya, mandiri dan sejahtera. Desa merupakan wadah bagi masyarakat baik dari segi sosial maupun ekonomi yang berperan besar dalam menjamin kesejahteraan masyarakatnya. Peningkatan kapasitas desa yang dimaksud meliputi pelaksanaan pemerintahan desa yang berjalan dengan baik dan tertib, lembaga kemasyarakatan yang mandiri, lembaga perekonomian desa yang berkembang serta pemanfaatan sarana dan prasarana desa secara maksimal.